Bagikan
DAGING KURBAN: Murid MTs Negeri 1 Magelang ikut membagi daging kurban, Senin (12/8). (Ach)

MAGELANG – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Magelang bekerja sama dengan Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Kecamatan Borobudur menyembelih 18 ekor kambing kurban, Senin (12/8). Kegiatan dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah itu dibingkai dalam wadah Qurban On The Spot (Qots).

Aktivitas hari itu dengan tema ”Menciptakan Keikhlasan dalam Setiap Langkah Kehidupan dengan Meneladani Perjuangan Nabi Ibrahim AS”. Terkait kegiatan itu, pemotongan hewan kurban dilakukan di MTs Negeri 1 Magelang, tepatnya di Jalan Badrawati Nomor 13 Borobudur. Sedangkan kegiatan bakti sosial dilakukan di Desa Giripurno, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, pada hari yang sama.

Camat Borobudur Nanda Cahyadi Pribadi mengatakan, daging hewan kurban yang dipotong tersebut dibagikan kepada masyarakat di Desa Giripurno, di antaranya Dusun Jombor, Gayam, Pokoh, dan Parakan. Dia mengimbau untuk tahun depan bungkus yang digunakan tidak menggunakan plastik, melainkan menggunakan besek dari anyaman bambu. Dengan maksud agar lebih ramah lingkungan. Sebab kegiatan seperti itu telah rutin dilakukan setiap tahun dengan wilayah bakti sosial yang berbeda.

Kesungguhan

Menurut Wakil Kepala Urusan Kesiswaan MTs, Edi Muhd Muhtar SAg, berkurban adalah perintah syariat yang tujuannya tak lain untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Berkurban itu berarti kesungguhan manusia dengan menyerahkan segalanya kepada Allah Sang Pencipta. Seperti halnya Nabi Ibrahim Alaihissalam yang mengikhlaskan putranya (Nabi Ismail) yang sangat dicintai untuk dikurbankan. ”Hal itu tentunya wujud kesungguhan dari penyerahan dirinya kepada Allah SWT,” kata Edi Muhd.

Dengan cara berkurban, manusia diajarkan untuk berbagi kepada para mukmin lain. Kaum muslim yang kurang mampu juga ikut merasakan indahnya Islam dan kebersamaan. Lebih lanjut dia mengungkapkan, dengan berkurban, keikhlasan manusia pasti diuji dari harta dunia yang mereka senangi. Kurban itu berarti memberikan apa yang kita cintai di dunia. ”Dalam hal ini adalah harta yang kita miliki, yakni dengan cara berkurban tersebut,” imbuhnya.

Ketua panitia kurban dan baksos Heri Suprapto SAg memaparkan bahwa kegiatan itu melibatkan OSIS MTsN 1 Magelang mulai dari penyembelihan, menguliti, membersihkan isi perut, hingga mengemas daging dan pengemasan sembako. Pada tahun ini MTsN 1 Magelang menyerahkan 100 paket sembako berupa minyak, beras, mi dan kecap. Tujuan dilakukan kegiatan itu agar siswa mampu mengaplikasikan materi kurban dalam kehidupan.

Selain itu kegiatan tersebut juga menumbuhkan jiwa sosial, peduli dengan lingkungan, serta situasi dan kondisi masyarakat di daerah-daerah minus wajib diperhatikan. ”Kami ikut peduli dengan kemampuan dan kondisi masyarakat yang menjadi lokasi bakti sosial,” pungkasnya. (ach)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here